Dana Desa untuk Pembangunan Jalan Usaha Tani

Pentingnya jalan usaha tani (JTUT) di bidang pertanian mendorong kepala desa Tamanmartani Bapak Gandang Harjanata untuk menunjang sarana pertanian di Desa yang di pimpinnya. Dari perencanaan yang sudah dilakukan sejak tahun lalu, cita-cita kepada Desa Tamanmartani membangun jitut dari padukuhan Cageran, padukuhan Dalem samai padukuhan Kebon.
Tentunya banyak hambatan untuk membangun jitut tersebut, salah satunya pembebasan tanah milik warga yang dilalui pembangunan tersebut. Dengan lebar 3 meter dan panjang sekitar 600 meter, jitut tersebut membelah persawahan yang sebelumnya hanya parit dengan lebar 0.5 - 1 meter. Warga harus merelakan tanahya dari 0.3 hingga 1 meter persawahannya. Namun dengan kesepakatan bersama dan pentingnya jitut tersebut warga dengan senang hati memberikan sebagian tanah persawahannya untuk dibangun jalan usaha tani.
Selain itu dukungan gotong royong warga sekitar turut mempercepat pembangunan. Kendala yang dialami warga dan pemerintah desa adalah membutuhkan tanah uruk.
Pembangunan tersebut di danai dari Dana Desa yang dilaukan secara swakola serta padat karya tunai. Walau saat ini pembangunan dihentikan karena bulan Ramadhan dikarenakan yang megerjakan jalan tersebut adalah warga sekitar sendiri, namun sudah terlihat progres pembangunan yang telah berjalan.

ARTIKEL TERKAIT